Ilmuwan Tidak Tahu Apa Penyebab Langit Ungu Misterius

Kilau cahaya hijau halus dari cahaya utara adalah fenomena yang dipahami dengan baik, tetapi itu tidak membuatnya menjadi kurang indah. Pertunjukan cahaya atmosfer yang berbeda masih membingungkan para ilmuwan. Saat ini dikenal sebagai Strong Thermal Emission Velocity Enhancement atau disingkat STEVE. Fotografer amatir telah menangkap petunjuk tentang STEVE selama bertahun-tahun, kecuali ilmuwan baru-baru ini mulai memeriksa efeknya. Satu-satunya hal yang dapat kita yakini pada saat ini adalah bahwa STEVE jauh lebih agung daripada namanya.

Cahaya utara (juga dikenal sebagai aurora borealis) adalah hasil dari angin matahari yang menghantam magnetosfer dan menghasilkan hujan cahaya. Aurora tidak terbatas pada lintang utara - Anda juga akan menemukannya di dekat kutub selatan. Mereka dapat menutupi sebagian besar dunia saat aktivitas matahari sedang maksimal, tetapi STEVE berbeda. Itu lebih kecil dan bukan aurora. Ya, video NASA di bawah menyebutnya aurora, tapi itu berumur beberapa bulan. Terkadang sains bergerak cepat.

STEVE adalah pita warna keunguan yang sempit yang cenderung muncul di sepanjang cahaya utara. Itu bisa membentang lebih dari 600 mil (1.000 kilometer) di langit. Berbeda dengan cahaya utara, STEVE hanya muncul beberapa kali setiap tahun, yang membuatnya sulit untuk dipelajari. Hal itu membuat banyak ilmuwan berasumsi bahwa STEVE hanyalah bagian dari proses aurora yang telah kita ketahui hingga saat ini.



Analisis baru dari University of Calgary dan University of California menyebut kearifan tradisional menjadi pertanyaan. Polar Orbiting Environmental Satellite 17 (POES-17) NOAA mengelilingi dunia 14 kali per hari, dan kebetulan jalurnya membawanya tepat di atas peristiwa STEVE baru-baru ini. POES-17 memiliki instrumen yang dapat mengukur partikel bermuatan di atmosfer, tetapi tidak ditemukan satupun partikel yang terkait dengan STEVE. Pengamatan tambahan dari kamera berbasis darat mengkonfirmasi data.

Studi ini tidak membahas secara detail tentang apa itu STEVE, tetapi tampaknya itu bukan aurora dalam bentuk apa pun. Para peneliti saat ini menyebut fenomena ini sebagai 'cahaya langit'. Hanya karena kita tidak melakukannya tahu apa itu STEVE bukan berarti tidak ada hipotesis yang dapat dipercaya. Ilmuwan yang menggunakan data dari POES-17 percaya bahwa STEVE berasal dari ionosfer. Instrumen ini tidak mendeteksi partikel bermuatan, tetapi aliran ion cepat atau elektron panas mungkin bertanggung jawab atas emisi cahaya STEVE.

Para peneliti mungkin akan mencari tahu mekanisme yang menghasilkan STEVE sekarang setelah mencapai arus utama ilmiah. Jadi, duduk saja, rileks, dan nikmati misteri selagi bisa.

Copyright © Seluruh Hak Cipta | 2007es.com